Pages

Tampilkan postingan dengan label wisata air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata air. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Desember 2014

Wisata Air Banjir Kanal Barat

Masih satu paket dengan pembangunan waduk Jatibarang, Semarang bertambah destinasi baru wisata air yaitu Banjir Kanal Barat. Sebagai sungai utama untuk membuang limpasan air waduk, Banjir Kanal Barat dipoles sedemikian cantik dikedua sisinya kini menjadi tempat favorit wisata murah warga Semarang. Sepanjang kedua sisinya terdapat jogging track yang dihiasai lampu-lampu taman bermotif klasik tradisional. Ada sekitar 3 panggung dan beberapa altar yang dibuat untuk berolah raga, atau menampilkan aktifitas publik seperti nonton bareng sepakbola dan atraksi kesenian.


Di sisi selatan dekat bendungan pleret terdapat jembatan Lemah Gempal yang menghubungkan Jl. Pusponjolo dengan kawasan Lemah Gempal dimana tali-tali spanner-nya dipasangi lampu sehingga menambah pemandangan malam yang sangat romantis dan menakjubkan.

Warga yang berwisata di kawasan ini dibuat nyaman dengan adanya bangku-bangku panjang untuk tempat duduk pengunjung menikmati suasana romantis bersama teman, kekasih, ataupun keluarga. Selain itu tersedia pula bangku taman yang dilengkapi peneduh dari besi tempa yang dibelit tanaman merambat.

Beberapa waktu lalu sekitar bulan Mei 2014 pemerintah kota telah keempat kalinya menyelenggarakan Festival Banjir Kanal Barat. Berbagai acara digelar disana untuk memperkenalkan Banjir Kanal Barat. Diantaranya Festival Perahu Hias, Festival Mancing, Festival Kuliner Jateng, Fastival Lampion, Pagelaran Wayang Kulit dan Pagelaran Musik Asik.


(sumber gambar : kabar17.com, suaramerdeka.com, jateng.tribunnews.com)

Minggu, 23 November 2014

Wisata Air Waduk Jatibarang

Setelah beberapa bulan terakhir Waduk Jatibarang mulai dialiri, terlihat geliat mulai tumbuh di lingkungan sekitar waduk. Setiap hari minggu dan hari-hari libur pengunjung telah datang sejak pagi, seakan ingin menjadi pengunjung pertama di hari itu. Beranjak siang sekitar pukul 10.00 kepadatan mulai terasa merayapi jalan raya menuju waduk. Mobil-mobil berbagai ukuran dan merek, serta asal mobil terlihat dari plat nomor seperti Kudus, Tegal, Kedu, Surakarta selalu memenuhi pelataran parkir yang sudah tertata rapi.

Waduk yang mampu menampung 20,4 juta meter kubik ini selain untuk melengkapi sistem pengendali masalah banjir, juga diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang baru serta yang mampu memunculkan ide-ide kreatif dari masyarakat sekitar, seperti pembuatan paket wisata, refreshing, penjualan cenderamata, kuliner khas, pertunjukan kesenian dan lain lain.

Waduk yang pembangunannya di resmikan oleh Presiden SBY ini berlokasi di Kecamatan Gunung Pati, yang telah "menenggelamkan" ratusan hektar lahan dan ribuan rumah ini juga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan Kota Semarang dari ancaman banjir. Simak pula artikel lain ... Pemkot Smg
 

Blogger

 
Blogger Templates